PENULIS Yang Jahat Akan Menghasilkan Pembaca Yang Jahat

PEMBUNUHAN BALITA 5 TAHUN OLEH SISWI 15 TAHUN YANG VIRAL, JUGA AKIBAT DOSA PENULIS.
Masih viral kisah seorang siswi 15 tahun membunuh balita 5 tahun sebagai akibat dari hobinya menonton film horor, dan triller.
Rasa penasarannya membunuh akibat keinginannya mempraktekkan dan mengetahui bagaimana rasa membunuh.

Tidak bisa dikatakan 100% adalah salah anak remaja itu.
Yang pernah merasakan usia remaja pasti tahu, kalau saat-saat itu rasa ingin tahu akan semua hal sedang memuncak. Apalagi jika itu mengenai hobi dan kesukaan.
Dari perbuatan buruk si remaja, penulis yang menulis cerita dari film-film yang dia tonton, pun ikut berperan. Karena karyanyalah sehingga terinspirasi melakukan hal yang sama.
Tidak adanya nilai moral yang dipaparkan secara jelas dalam satu tulisan membuat remaja yang masih labil menelannya secara mentah. Belum lagi sinetron yang tidak bermutu, banyak bertebaran di televisi saat malam tiba saat waktu istrihat dan kumpul dengan keluarga.
Bukannya otaknya diisi dengan sesuatu yang bernilai positif, malah diisi dengan cerita percintaan dan kekerasan. Akibatnya, mereka dipaksa dewasa belum pada waktunya.
Sebut saja sinetrom 'Anak Langit, Anak Jalanan, Ganteng-Ganteng Serigala, dan masih banyak judul sunetron lainnya' yang bertema remaja, tapi mengusung adegan kekerasan dan percintaan khas orang dewasa atau bahkan hubungan privasi suami istri.

Belum lagi film kartun yang diperuntukkan bagi anak kecil dan remaja, malah semakin kesini semakin sadis ceritanya, sebut saja salah satunya adalah 'Naruto' yang di dalam adegannya banyak mengandung kekerasan dan bunuh membunuh, tapi malah dibiarkan tayang secara bebas.
Stasiun televisi seolah abai dengan semua itu, dan lebih mengutamakan keuntungan finansial dari semuanya.
Akhirnya, apa yang meraka lihat, diperaktekkan di dunia nyata. Tawuran antar sekolah, perkelahian, bully, seks bebas, dan hilangnya norma-norma soial.
Salah siapa itu semua?
Tentunya banyak pihak yang terlibat, salah satunya adalah penulis naskah atau cerita.
Setidaknya, jikalau ingin memposting atau membuat karya tulisan, sertakanlah nilai-nilai sosial agar para pembacanya bisa mengambil nilai positif dari setiap tulisan yang dibaca.
Jangan sampai tulisan yang dibuat, malah menjerumuskan pembaca kelembah dosa dan kehinaan. Akhirnya, dosa itu pun kita turut menanggungnya.
Semoga ini jadi perhatian bagi semua kalangan, agar tindak kriminalitas dan minim nilai sosial, bisa ditekan.
PENULIS Yang Jahat Akan Menghasilkan Pembaca Yang Jahat

No comments